Sejarah RRQ (Rex Regum Qeon) adalah salah satu pilar utama dalam perkembangan industri esports di Indonesia. Nama "Rex Regum Qeon" sendiri berasal dari bahasa Latin dan Yunani yang berarti "Raja dari Segala Raja". Sejak didirikan, RRQ telah bertransformasi dari sebuah tim kecil menjadi salah satu organisasi esports terbesar di dunia.
Berikut adalah garis waktu perjalanan sejarah RRQ:
1. Pembentukan dan Awal Berdiri (2013)
RRQ didirikan pada Oktober 2013 oleh Andrian Pauline (AP) dan Riki Kawano Suliawan.
Divisi Pertama: RRQ memulai perjalanannya melalui game Dota 2. Tim ini berisikan pemain-pemain legendaris Indonesia pada masanya dan langsung menjadi salah satu tim terkuat di tanah air.
Visi: Sejak awal, RRQ memiliki visi untuk membawa atlet esports Indonesia ke panggung internasional dengan manajemen yang profesional.
2. Ledakan Era Mobile Legends (2017)
Langkah paling bersejarah RRQ terjadi saat mereka memutuskan untuk terjun ke dunia mobile gaming dengan membentuk divisi RRQ Oxygen (RRQ O2) pada tahun 2017.
Skuad Ikonik: Tim ini dihuni oleh pemain yang kini menjadi legenda, seperti Muhammad Ikhsan (Lemon), Tuturu, Marsha, Instinct, dan Barier.
Dominasi MPL: RRQ O2 langsung mendominasi panggung kompetitif dan berhasil menjuarai MPL Indonesia Season 2. Keberhasilan ini membuat nama RRQ meledak dan memiliki basis penggemar yang luar biasa besar yang dikenal sebagai Kingdom.
3. Dinasti "Raja dari Segala Raja" (2019 - 2020)
Periode ini adalah masa di mana RRQ mengukuhkan julukan mereka sebagai Raja.
Back-to-Back Champions: RRQ Hoshi (nama divisi MLBB saat itu) menjadi tim pertama yang berhasil menjuarai MPL Indonesia secara berturut-turut, yaitu pada Season 5 dan Season 6.
Prestasi Internasional: Mereka berhasil menjuarai MPLI 4 Nation Cup dan menjadi runner-up di kejuaraan dunia M1 World Championship setelah melalui pertarungan epik melawan EVOS Legends.
4. Ekspansi ke Berbagai Divisi dan Negara
RRQ tidak hanya berfokus pada satu game. Mereka melakukan ekspansi masif ke berbagai divisi:
PUBG Mobile: Membentuk tim yang sangat kuat di Thailand, yaitu RRQ Athena, yang berhasil menjadi juara dunia di ajang PUBG Mobile Star Challenge (PMSC) 2018.
Valorant: Memiliki tim yang bersaing di liga tertinggi pasifik (VCT Pacific).
Free Fire, Point Blank, dan Mobile Games lainnya: RRQ hampir selalu memiliki divisi di game-game populer dan sering kali berakhir di posisi podium.
5. Transformasi Menjadi Global Brand (2023 - Sekarang)
Memasuki dekade kedua perjalanannya, RRQ melakukan rebranding nama-nama timnya. Divisi utama mereka yang sebelumnya bernama RRQ Hoshi kini berganti nama hanya menjadi RRQ saja untuk menyederhanakan identitas merk.
Fasilitas Modern: RRQ kini didukung oleh fasilitas pelatihan (bootcamp) yang sangat canggih dan sistem manajemen yang lebih mirip perusahaan olahraga profesional daripada sekadar klub hobi.
Kemitraan Internasional: RRQ bekerja sama dengan berbagai merk global dan menjadi tim dengan tingkat interaksi media sosial (engagement) tertinggi di dunia dalam kategori esports.
Prestasi Utama (Highlight):
| Divisi | Prestasi Terbesar |
| Mobile Legends | 4 Gelar Juara MPL Indonesia (S2, S5, S6, S9) |
| PUBG Mobile | Juara Dunia PMSC 2018 (RRQ Athena) |
| Dota 2 | Dominasi turnamen nasional di awal era 2013-2016 |
| Point Blank | Juara Dunia PBIC 2017 (RRQ Endeavour) |
Mengapa RRQ Begitu Ikonik?
Faktor utama keberhasilan RRQ adalah loyalitas komunitasnya. RRQ Kingdom dianggap sebagai salah satu basis penggemar esports paling militan dan terbesar di dunia. Selain itu, sosok Lemon yang tetap setia di RRQ sejak awal kariernya hingga kini (meski sempat rehat) menjadi simbol loyalitas dan profesionalitas organisasi ini.
Apakah kamu salah satu bagian dari Kingdom? Siapa pemain RRQ dari semua era yang menurutmu paling berpengaruh?