Istilah "Dracin" atau singkatan dari Drama China merujuk pada industri serial televisi dan web-drama yang diproduksi di Republik Rakyat China. Sejarahnya mencerminkan transformasi besar dari alat propaganda politik menjadi komoditas hiburan global yang menyaingi K-Drama.
Berikut adalah garis besar perkembangan sejarah Dracin:
1. Era Awal dan Dominasi TV Pemerintah (1950-an – 1970-an)
Pada masa awal, drama televisi di China sepenuhnya dikendalikan oleh pemerintah.
Drama Pertama: Serial TV pertama China berjudul Mouth of the Red Flower ditayangkan pada tahun 1958.
Fungsi: Pada era ini, konten didominasi oleh pesan-pesan pendidikan moral, sejarah revolusi, dan nilai-nilai komunisme. Produksi masih sangat terbatas karena sedikitnya kepemilikan televisi di masyarakat.
2. Kebangkitan Adaptasi Klasik (1980-an)
Setelah kebijakan "Reformasi dan Keterbukaan", industri televisi mulai berkembang pesat.
Karya Ikonik: Era ini melahirkan adaptasi besar-besaran dari "Empat Karya Sastra Klasik" China. Yang paling fenomenal adalah Journey to the West (Kera Sakti) pada tahun 1986 dan Dream of the Red Chamber (1987). Drama-drama ini masih dianggap sebagai standar emas hingga hari ini.
Drama Modern: Serial Ke Wang (1990) menjadi drama gaya opera sabun pertama yang sukses besar dan menyentuh emosi masyarakat luas.
3. Era Drama Sejarah dan Wuxia (1990-an – 2000-an)
Industri mulai profesional dan berorientasi pasar.
Demam Wuxia: Adaptasi novel karya Jin Yong (seperti The Legend of the Condor Heroes) menjadi sangat populer.
Drama Kerajaan: Serial sejarah serius seperti My Fair Princess (Putri Huan Zhu) pada akhir 90-an meledak di seluruh Asia, memperkenalkan genre komedi-romansa berlatar kerajaan yang lebih ringan.
4. Revolusi Web-Drama dan IP (2010 - 2015)
Masuknya internet mengubah segalanya.
Adaptasi novel online (IP): Produser mulai mengadaptasi novel internet populer (Internet Property). Genre Xianxia (fantasi dewa-dewi) mulai mendominasi dengan rilisnya Legend of Sword and Fairy.
Sensor dan Standar: Platform streaming seperti iQIYI, Tencent Video (WeTV), dan Youku mulai memproduksi konten sendiri dengan anggaran besar, menyaingi stasiun TV tradisional.
5. Ekspansi Global dan Estetika Modern (2016 – Sekarang)
Dracin kini menjadi kekuatan soft power China di dunia internasional.
Genre Unggulan:
Xianxia/Wuxia: Visual yang memukau dengan CGI canggih seperti The Untamed atau Love Between Fairy and Devil.
Romansa Modern: Drama bertema sekolah atau perkantoran yang ringan dan manis.
Palace Intrigue: Drama perebutan kekuasaan yang kompleks seperti Story of Yanxi Palace.
Globalisasi: Lewat platform internasional, Dracin kini memiliki basis penggemar yang sangat kuat di Asia Tenggara (termasuk Indonesia), Amerika Latin, dan Timur Tengah.
Kini, Dracin dikenal dengan ciri khas jumlah episode yang panjang (meski kini mulai dibatasi pemerintah), kualitas kostum yang mendetail (Hanfu), serta penggunaan pengisi suara profesional untuk menjaga kualitas dialek para aktornya.