Rabu, 06 Mei 2026

 Sejarah Gunung Everest sebagai puncak tertinggi di dunia dimulai dari pengakuan secara ilmiah oleh Great Trigonometrical Survey of India pada tahun 1856 yang menetapkannya sebagai "Puncak XV" dengan ketinggian sekitar 8.840 meter, sebelum akhirnya diberi nama Everest untuk menghormati Sir George Everest, mantan Surveyor Jenderal India. Selama beberapa dekade awal abad ke-20, berbagai ekspedisi dari Inggris mencoba menaklukkan gunung yang oleh penduduk lokal Tibet disebut Chomolungma dan oleh masyarakat Nepal disebut Sagarmatha ini, namun selalu menemui kegagalan dan tragedi. Puncak dunia tersebut baru berhasil dijejaki pertama kali oleh manusia pada 29 Mei 1953 melalui keberhasilan Sir Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Tenzing Norgay, seorang Sherpa dari Nepal. Sejak saat itu, Everest telah menjadi simbol tantangan fisik dan mental manusia yang ekstrem, melahirkan ribuan upaya pendakian, serta menjadi pusat penelitian mengenai dampak perubahan iklim global terhadap ekosistem pegunungan tinggi.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © catatan harian - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -